Bukber KAHMI Papua Bersama Gubernur Fakhiri, Perkuat Sinergi Bangun Papua

Foto bersama Gubernur Papua Matius D Fakhiri, Wagub Aryoko Rumaropen, Dirjen Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni, Ketua MW KAHMI Papua, Muflih Musaad, Sekretaris MW KAHMI Papua, Surya Ibrahim dan pengurus FORHATI, HMI Cabang Jayapura dalam acara buka puasa bersama di Hotel Grand Abe, Sabtu, 7 Maret 2026.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Papua bersama Forhati Wilayah Papua, HMI Cabang Jayapura, Forhati HMI Cabang Jayapura, serta Badko HMI Papua menggelar buka puasa bersama di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan ini turut dihadiri Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni yang juga mantan Penjabat Gubernur Papua, serta Wakil Wali Kota Jayapura H. Rustan Saru.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri para tokoh senior KAHMI Papua, pengurus organisasi, serta kader HMI di Provinsi Papua.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengakui bahwa KAHMI memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa serta pembangunan nasional. Menurutnya, para alumni HMI telah berkontribusi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari birokrasi, politik, dunia usaha, pendidikan, hingga lembaga swadaya masyarakat dan institusi keamanan.

“Mereka bertebaran di mana-mana. Bahkan perjalanan saya menjadi gubernur juga ada dukungan dari KAHMI di belakang,” ujar Fakhiri.

Ia menilai keberadaan KAHMI, HMI dan para alumninya merupakan kekuatan besar yang harus dikelola secara optimal agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Papua.

Menurut Fakhiri, momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah dengan para alumni dan kader HMI yang dikenal sebagai kelompok intelektual dengan jejaring luas.

“Pertemuan ini bukan hanya sekadar buka puasa bersama, tetapi mempertemukan pemerintah daerah dengan alumni dan kader HMI yang memiliki komitmen tinggi terhadap persoalan bangsa,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa Provinsi Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan daerah dengan berbagai tantangan, baik di bidang sosial, ekonomi, politik maupun tata kelola pemerintahan.

“Di satu sisi kita masih menghadapi tantangan pembangunan seperti kesenjangan antar daerah, pengangguran dan kemiskinan. Di sisi lain, kita juga dihadapkan pada kebijakan efisiensi yang mempengaruhi kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.

Meski demikian, Fakhiri optimistis dengan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Papua mampu melakukan lompatan pembangunan strategis untuk mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera dan harmonis.

Ia pun mengajak para aktivis dan alumni HMI untuk terus memperkuat persaudaraan serta memadukan potensi yang dimiliki dalam mendukung pembangunan daerah.

Foto bersama Gubernur Papua Matius D Fakhiri, Wagub Aryoko Rumaropen, Ketua MW KAHMI Papua, Muflih Musaad bersama pengurus Forhati, HMI dan kader usai buka puasa bersama di Grand Abe Hotel, Sabtu, 7 Maret 2026.

Sementara itu, Ketua MW KAHMI Papua Muflih Musa’ad mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang digelar KAHMI Papua bersama FORHATI, HMI Cabang Jayapura dan Badko HMI Papua.

“Alhamdulillah buka puasa bersama kali ini dihadiri langsung oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Bahkan yang tidak disangka juga hadir Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Kita bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Muflih menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa sejak kelahirannya, HMI dan KAHMI dikenal sebagai organisasi yang berbasis gagasan dan pemikiran sehingga akan terus memberikan kontribusi ide sekaligus mengawal jalannya pemerintahan.

“Kami berharap kepemimpinan Bapak Gubernur lima tahun ke depan berjalan sesuai visi dan misi yang telah disampaikan. HMI dan KAHMI siap memberikan kontribusi pemikiran sekaligus kritik jika ada kebijakan yang dirasa tidak berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang tepat untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan guna bersama-sama mengawal pembangunan di Provinsi Papua. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *