JAYAPURA, Papuaterkini.com – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kota Jayapura menyatakan sikap menolak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI KNPI Kota Jayapura yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Sikap tersebut disampaikan Ketua Tim Pemenangan calon Ketua KNPI Kota Jayapura, Novelt Krey, Simon P. Bame, dalam rilis resmi yang diterima media, Minggu (15/3/2026).
Simon mengatakan, pihaknya bersama unsur OKP Cipayung Plus yang terdiri dari PMII, GMNI, GMKI, IMM dan sejumlah elemen kepemudaan di Kota Jayapura telah mencermati secara seksama seluruh tahapan proses menuju Musda VI KNPI Kota Jayapura.
Menurutnya, sejak proses konsolidasi kepengurusan caretaker, penunjukan Steering Committee (SC), hingga tahapan persiapan Rapat Pimpinan (Rapim), ditemukan sejumlah ketidaksesuaian dengan mekanisme organisasi serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Kami menilai ada beberapa tahapan yang tidak berjalan sesuai mekanisme organisasi serta tidak dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Simon.
Karena itu, pihaknya secara tegas menolak pelaksanaan Musda VI KNPI Kota Jayapura yang dinilai sejak awal dibangun melalui proses konsolidasi caretaker dan pembentukan SC yang tidak transparan serta tidak melibatkan seluruh unsur OKP secara adil dan terbuka.
Selain itu, mereka juga menilai proses penetapan persyaratan dan tahapan Rapim hingga menjelang Musda tidak dilaksanakan secara partisipatif sehingga memicu konflik di kalangan organisasi kepemudaan di Kota Jayapura.
Sebagai solusi, OKP Cipayung Plus mendorong agar dilakukan konsolidasi ulang yang melibatkan seluruh organisasi kepemudaan secara demokratis, transparan, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.
“Kami mendorong dilakukan konsolidasi ulang yang melibatkan seluruh OKP secara demokratis, transparan, serta sesuai dengan AD/ART organisasi KNPI,” tegasnya.
Meski demikian, Simon juga mengajak seluruh elemen kepemudaan di Kota Jayapura untuk tetap menjaga kondusivitas, persatuan, dan semangat persaudaraan dalam membangun gerakan kepemudaan yang sehat dan bermartabat.
Menurutnya, pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan organisasi demi menjaga marwah serta masa depan KNPI Kota Jayapura.
“Demikian rilis sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan organisasi demi menjaga marwah serta masa depan KNPI Kota Jayapura,” pungkasnya. (bat)














