Kakanwil Kemenag Papua Lantik 3 Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Inovasi Layanan Umat

Kakanwil Kemenag Papua Klemens Taran menyaksikan 3 pejabat menandatangani berita acara pelantikan.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.

Pelantikan berlangsung di Aula Sasana Krida Bakti Kanwil Kemenag Papua, Kota Jayapura, Jumat (13/3/2026), berdasarkan keputusan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait penataan dan penguatan organisasi.

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing adalah Muslimin Yelipele, S.Ag., M. Muzakir A, S.Pd.I., dan Wilhelmus Kolyaan, S.Sos.

Muslimin Yelipele dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam, sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada bidang yang sama. Sementara M. Muzakir A dilantik sebagai Kepala Bidang Pendidikan Islam, setelah sebelumnya menjabat Pamong Belajar Ahli Muda.

Adapun Wilhelmus Kolyaan kini mengemban tugas sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat, menggantikan posisinya sebelumnya sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Asmat.

Dalam sambutannya, Klemens Taran menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan karena faktor kedekatan, tetapi melalui proses panjang yang mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman, dan kapasitas kepemimpinan,” ujarnya.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal serta melanjutkan program kerja yang telah berjalan. Namun, ia juga menekankan pentingnya melakukan perubahan terhadap pola kerja yang dinilai menghambat pelayanan.

Selain itu, Kakanwil menyoroti pentingnya penguatan data pada sektor pendidikan Islam dan pelayanan keagamaan. Menurutnya, data madrasah, guru, rumah ibadah, hingga kondisi umat harus tersaji secara lengkap dan akurat.

“Ke depan tidak boleh ada lagi madrasah atau guru yang tidak terdata. Data ini penting sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penyampaian kondisi daerah di forum nasional,” tegasnya.

Klemens juga menekankan bahwa program kerja Kemenag harus selaras dengan kebijakan nasional, termasuk penguatan kerukunan umat beragama, pengembangan pendidikan keagamaan, serta implementasi ekoteologi.

Dalam arahannya, ia turut menegaskan pentingnya kepemimpinan yang mampu membina pegawai serta menjaga komunikasi dan koordinasi internal.
Bahkan, ia memberikan target waktu enam bulan kepada para pejabat untuk menghadirkan inovasi dan peningkatan kinerja.

“Saya beri waktu enam bulan untuk melakukan inovasi. Setelah itu akan dilakukan evaluasi terhadap capaian yang ada,” katanya.

Di akhir sambutannya, Kakanwil menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar para pejabat mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri pejabat struktural dan fungsional serta jajaran kepegawaian di lingkungan Kanwil Kemenag Papua. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *