Sarminanto Lantik PD IPHI Waropen 2025–2030, Tekankan Silaturahmi dan Kemabruran Haji

Ketua PW IPHI Papua, Dr H Sarminato SH, MM menyaksikan Ketua PD IPHI Waropen H Komari menandatangani berita acara pelantikan pengurus PD IPHI Waropen periode 2025-2030.
banner 120x600

WAROPEN, Papuaterkini.com – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Provinsi Papua, Dr. H. Sarminanto, SH, MM, resmi melantik H. Komari sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) IPHI Kabupaten Waropen bersama jajaran pengurus periode 2025–2030, Minggu (29/3/2026).

Pelantikan yang dirangkaikan dengan acara halal bi halal tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar sesama umat.

Sarminanto mengatakan, kegiatan ini bertepatan dengan tradisi Lebaran Ketupat yang menjadi bagian dari budaya umat Islam di Indonesia.

“Apalagi acara ini bertepatan dengan Lebaran Ketupat, yang merupakan tradisi umat Islam di Indonesia dan menjadi ajang silaturahmi serta memperkuat ukhuwah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai luhur ajaran agama, khususnya dalam membangun hubungan antar sesama manusia, baik di tanah rantau maupun di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, silaturahmi harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar memperoleh keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Terkait pelantikan pengurus PD IPHI Waropen, Sarminanto menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi umat Muslim yang mampu.
Ia berharap, kehadiran IPHI di Kabupaten Waropen dapat memberikan nilai tambah, terutama dalam hal pelayanan, fasilitas, serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat.

Ketua PW IPHI Papua Dr H Sarminanto, SH, MM foto bersama pengurus IPHI Waropen dan muspida usai pelantikan.

“Saya berharap pengurus PD IPHI Waropen dapat bersinergi dengan kebijakan pemerintah melalui kementerian terkait dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah,” katanya.

Sarminanto juga mengungkapkan bahwa hingga November 2025, jumlah daftar tunggu haji di Provinsi Papua mencapai 27.896 jamaah.

“Kalau per tahun diberangkatkan sekitar 1.000 jamaah, maka daftar tunggu bisa mencapai 27,8 tahun,” jelasnya.

Ia pun mendorong agar di Kabupaten Waropen dapat dibentuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) guna meningkatkan pembinaan bagi calon jamaah haji, khususnya dalam pelaksanaan manasik.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar setelah berhaji adalah menjaga kemabruran sepanjang hayat.

“Yang berat adalah menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Melalui IPHI, semoga kita bisa saling mengingatkan dan menjaga nilai-nilai kemabruran tersebut,” imbuhnya. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *