Musrenbang 2027 Biak Numfor Digelar, Bupati Mansnembra Tekankan Program Prioritas dan Realistis

Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra didampingi Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa saat membuka Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD dan RAP Otsus 2027 di Pantai Insumbre, Distrik Bondifuar, Selasa (14/04/2026). (Foto: Yuni)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten tahun 2027 sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Rencana Anggaran Pendapatan (RAP) Otonomi Khusus (Otsus), Selasa (14/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pantai Insumbre, Distrik Bondifuar ini dibuka langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, didampingi Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa.

Dalam sambutannya, Bupati Mansnembra menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Musrenbang adalah bagian penting dalam penyusunan RKPD yang memuat arah kebijakan ekonomi daerah, prioritas pembangunan, serta rencana kerja tahunan yang mengacu pada RKP nasional dan program strategis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses perencanaan pembangunan telah dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat distrik hingga kabupaten, dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala distrik, serta DPRK.

Menurutnya, forum ini bertujuan menyepakati program prioritas, pagu indikatif, indikator serta target kinerja, sekaligus menyelaraskan program daerah dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.

Bupati Markus juga menekankan pentingnya selektivitas dalam menentukan program prioritas agar tidak semua usulan langsung diakomodir.

“Musrenbang jangan hanya menjadi formalitas. Kita harus bijak menentukan mana program yang benar-benar prioritas. Jangan semua usulan ditampung karena itu akan menimbulkan harapan besar di masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal aspirasi masyarakat secara berjenjang, mulai dari kampung, distrik hingga kabupaten, agar program yang dihasilkan benar-benar berdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi tantangan, termasuk defisit anggaran dan beban utang daerah.

“Kondisi keuangan daerah saat ini cukup berat. Karena itu, kita harus bekerja lebih cermat dan berbasis data,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah dilakukan secara objektif dan berdasarkan data, bukan asumsi.

“Kalau menyampaikan penilaian, harus berdasarkan data. Kami di Biak Numfor sedang bekerja menghadapi berbagai tantangan yang ada,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk menjaga kebersamaan dan terus bersinergi dalam pembangunan daerah.

“Mari kita bekerja bersama, mengawal aspirasi masyarakat, sehingga hasil pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Biak Numfor,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa, perwakilan Bapperida Papua Nur Alam, Plt Sekda ZL Mailoa, jajaran Forkopimda, serta pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Biak Numfor. (un)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *