JAYAPURA, Papuaterkini.com — Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya arah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun 2027 di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Kamis (30/4/2026).
“Tema yang kita usung adalah integrasi kesejahteraan sosial untuk pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif,” ujar Fakhiri.
Menurutnya, pembangunan Papua ke depan harus mampu menjawab persoalan kesenjangan sosial yang masih terjadi di berbagai wilayah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari angka pertumbuhan ekonomi.
“Tema ini menegaskan komitmen pemerintah bahwa kemajuan ekonomi harus mampu mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata,” katanya.
Fakhiri menjelaskan, RKPD 2027 menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah dengan implementasi program nyata di lapangan. Dokumen tersebut juga menjadi wadah integrasi pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.
Ia menambahkan, Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Musrenbang ini merupakan ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyelaraskan kebijakan pembangunan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,27 persen pada 2027, dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 17,51 persen.
Gubernur berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam mewujudkan visi Papua CERAH, yakni Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.
Sementara itu, Ketua Bapperida Provinsi Papua, Muflih Musa’ad, menyampaikan bahwa Musrenbang ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari para pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD 2027.
“Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan, mengharmonisasikan, dan menyepakati usulan program serta kegiatan yang mendukung pendanaan prioritas strategis antara provinsi, kabupaten, dan kota,” jelasnya.
Ia menambahkan, Musrenbang tingkat kabupaten/kota telah selesai dilaksanakan dan telah mendapatkan asistensi dari Bapperida Provinsi Papua.
Kegiatan ini diikuti oleh Forkopimda Papua, pimpinan DPR Papua, OPD di lingkungan Pemprov Papua, kepala Bappeda kabupaten/kota, akademisi, organisasi kemasyarakatan, BUMN, BUMD, serta pelaku usaha.
Agenda Musrenbang meliputi pemaparan RKPD 2027 oleh Gubernur Papua, penyampaian materi dari Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas RI, penyampaian pokok-pokok pikiran DPR Papua, hingga pembahasan teknis serta penandatanganan berita acara kesepakatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wakil Gubernur Papua, Aryoko AF Rumaropen, anggota DPD RI Henock Puraro, Billy Mambrasar, Yanni, Wakil Ketua II DPR Papua Mukry M. Hamadi, serta sejumlah pejabat daerah dan pimpinan perguruan tinggi. (bat)














