Gubernur Fakhiri Janji Buka Isolasi Mamberamo Raya Lewat Jalan, Bandara dan Penguatan SDM

Gubernur Papua Matius D Fakhiri disambut warga saat kunjungan kerja di Mamberamo Raya, Minggu, 17 Mei 2026.
banner 120x600

MAMBERAMO RAYA, Papuaterkini.com — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan wilayah pedalaman Kabupaten Mamberamo Raya melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), layanan kesehatan, serta program ekonomi berbasis kampung.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri saat kunjungan kerja dan tatap muka bersama Forkopimda serta masyarakat di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sektor infrastruktur, Pemerintah Provinsi Papua akan memprioritaskan pembukaan akses jalan baru untuk mengurangi keterisolasian masyarakat di wilayah pedalaman.

“Kami akan buka mulai dari Dabra menuju Sikari. Kita akan terus buka jalan baru supaya masyarakat di pedalaman bisa keluar dari keterisolasian,” kata Fakhiri.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak karena masih banyak kampung di Mamberamo Raya yang sulit dijangkau.

Gubernur Fakhiri mengaku baru merasakan secara langsung tantangan yang dihadapi masyarakat pedalaman setelah melihat kondisi di lapangan.

“Saya datang supaya bisa merasakan bagaimana susahnya saudara-saudara di daerah pedalaman. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah membuka terobosan sampai ke kampung-kampung supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, Pemprov Papua juga akan mengoptimalkan fasilitas transportasi udara dan pelabuhan guna memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

“Bandara-bandara yang sudah ada akan kita dorong supaya bisa dimanfaatkan lebih baik. Pelabuhan juga nanti kita diskusikan dengan kementerian untuk ada di Burmeso,” katanya.

Di bidang kesehatan dan pembangunan SDM, Fakhiri menegaskan peningkatan layanan kesehatan menjadi pondasi utama dalam menciptakan generasi Papua yang berkualitas.

“Kalau bicara SDM itu dimulai dari kesehatan. Karena itu saya fokus bagaimana Puskesmas sampai rumah sakit harus bertumbuh dengan baik untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua juga berupaya memperluas layanan kesehatan hingga distrik-distrik terpencil dengan menambah tenaga medis dan memperkuat fasilitas kesehatan dasar.

Selain itu, Pemprov Papua telah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk membuka program pendidikan dokter spesialis di Papua.

“Dokter-dokter kita nanti tidak perlu jauh-jauh keluar Papua. Mereka bisa sekolah spesialis sambil tetap melayani masyarakat,” kata Fakhiri.

Pada sektor ekonomi, Gubernur Fakhiri juga mendorong pengembangan pertanian dan perkebunan melalui bantuan program gratis kepada masyarakat berupa bibit tanaman, alat pertanian, dan program cetak sawah.

“Kami tidak kasih uang, tapi kami kasih cangkul, bibit kakao, bibit tanaman, dan bantuan cetak sawah supaya masyarakat bisa bekerja dan mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, strategi pembangunan Papua ke depan tidak lagi terpusat di perkotaan, melainkan dimulai dari kampung-kampung dan wilayah pedalaman.

“Kita mulai bangun dari kampung supaya ekonomi masyarakat bisa tumbuh dari bawah,” katanya.

Gubernur Fakhiri berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah pedalaman Papua. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *