Jayapura, Papuaterkini.com– Sosialisasi Persiapan Pemotongan Hewan Kurban oleh Dinas Pertanian Provinsi Papua, berlangsung di aula masjid Nurul Huda Expo Warna, Sabtu (23/5).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pemotong hewan kurban atau panitia yang berada di masing-masing masjid yang tergabung dalam BKMM (Badan Koordinasi Masjid dan Musola) distrik Heram dengan sejumlah 30 peserta yang hadir.

Pemateri dalam sosialisasi adalah, Drh bagyo, (Kasi Kesehatan Hewan) pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Jayapura.
Dia menyampaikan soal penanganan dan penyembelihan hewan kurban secara ikhsan. Mulai dari pemilihan hewan yang sehat tidak cacat secara fisik kemudian cara merobohkan hingga saat penyembelihan.
“Ada lima prinsip dalam kesejahteraan hewan, diantaranya: bebas dari rasa lapar dan haus sebelun dilakukan penyembelihan. Kemudian nyaman, bebas dari sakit dan tertekan dan terakhir bebas untuk mengekspresikan perilakunya secara alami” kata Bagyo.

Sementara itu, drh. Nining Indah Kurniasari yang menyampaikan soal penanganan daging dan jeroan serta mengenali kelainan pada hewan kurban.
Menurutnya air bersih harus cukup, penanganan karkas digantung, pencucian jeroan harus terpisah dari daging.
Ketua BKMM Heram, H. Musawir Sabri dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting agar panitia idul Adha di masing-masing masjid bisa memahami beberapa hal yang ternyata penting dan mungkin selama ini kita abaikan.(Ab)














