Hadiri Festival Teluk Mioka 2026, Ketua DPR Papua Dorong Pengembangan Rumput Laut Sarawandori Kepulauan Yapen

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai bersama masyarakat panen rumput laut di Kampung Sarawandori, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.
banner 120x600

SERUI, Papuaterkini.com – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mendorong pengembangan potensi wisata dan budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai saat menghadiri Festival Teluk Mioka 2026 dalam rangka agenda reses di Kampung Sarawandori, Sabtu (22/8/2026).

Denny Bonai mengapresiasi pelaksanaan Festival Teluk Mioka yang dinilai menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari budaya, pariwisata, hasil laut, kekayaan alam hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai bersama masyaraka panen rumput laut di Sarawandori, KepulauanYapen.

Menurutnya, Festival Teluk Mioka tidak sekadar menjadi ajang promosi destinasi wisata, tetapi juga menjadi ruang hiburan sekaligus pengembangan kuliner yang dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Terima kasih untuk masyarakat Sarawandori atas terselenggaranya Festival Teluk Mioka. Luar biasa, kampung ini menampilkan budaya, musik, tarian, kuliner khas Papua, alam berupa laut, pantai, terumbu karang maupun rumput laut. Potensi ini akan didorong dan ditingkatkan melalui dukungan dari pemerintah dan DPR,” kata Denny Bonai.

Politisi Partai Golkar ini mengapresiasi masyarakat Kampung Sarawandori yang dinilai mampu mengelola dan menata destinasi wisata dengan baik. Salah satu potensi yang terus dikembangkan adalah budidaya rumput laut.

Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai bersama masyarakat melakukan penanaman kembali rumput laut di Sarawandori, Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurut Denny, rumput laut tidak hanya menjadi komoditas hasil laut, tetapi telah berkembang menjadi sumber pendapatan masyarakat melalui berbagai produk olahan.

Dalam Festival Teluk Mioka 2026, Denny bersama masyarakat juga melakukan panen rumput laut yang sebelumnya ditanam saat kunjungan kerja Gubernur Papua ke Kampung Sarawandori.

“Kami melakukan panen rumput laut dengan kualitas premium. Yang kami panen ini rumput laut yang ditanam Bapak Gubernur saat beliau kunjungan kerja ke sini beberapa waktu lalu. Setelah kami panen, kami menanam kembali rumput laut di sini,” ujarnya.

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai menikmati kuliner lokal dalam Festival Teluk Mioka 2026 di Sarawandori, Kabupaten Kepuluan Yapen.

Denny mengatakan, budidaya rumput laut kini telah menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Sarawandori. Penghasilan dari usaha tersebut bahkan dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak.

“Rumput laut kualitas premium yang dikembangkan di Indonesia, salah satunya di Sarawandori,” katanya.

Karena itu, Denny berharap dukungan pemerintah terhadap pengembangan rumput laut di Kabupaten Kepulauan Yapen, khususnya Sarawandori, terus diperkuat. Dukungan tersebut menurutnya tidak hanya dalam bentuk budidaya, tetapi juga mencakup pemasaran hasil produksi masyarakat.

Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai memberikan sambutan pada Festival Teluk Mioka 2026 di Kampung Sarawandori, Kabupaten Kepuluan Yapen.

Festival Teluk Mioka juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk memperkenalkan berbagai produk olahan berbahan dasar rumput laut. Produk tersebut di antaranya yogurt, es krim dan berbagai olahan lainnya.

Menariknya, para pelajar SMP dari Kepulauan Yapen dijadwalkan akan berangkat ke Malaysia pada bulan depan untuk mempromosikan produk olahan rumput laut tersebut. Mereka juga akan mempresentasikan produk dalam bahasa Inggris.

Denny menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi rumput laut Yapen ke tingkat yang lebih luas sekaligus mendorong generasi muda terlibat dalam pengembangan potensi ekonomi daerah.

“Saya berharap Pemprov Papua dapat mensupport pengembangan rumput laut di Yapen ini,” imbuhnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *