BIAK, Papuaterkini.com – Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH., MM mendorong para pengusaha dan peternak ayam petelur untuk terus mengembangkan usaha serta memperkuat produksi telur lokal guna mewujudkan kemandirian pasokan pangan di Kabupaten Biak Numfor.
Hal tersebut disampaikan Bupati Markus Mansnembra saat membuka talk show pengurus dan anggota Asosiasi Pengusaha Peternak Unggas Ayam Petelur Kabupaten Biak Numfor yang berlangsung di ruang meeting Hotel Nirmala Beach, Kamis (28/8/2026).
Bupati Markus Mansnembra mengatakan, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara peternak, asosiasi, serta pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor peternakan ayam petelur.
“Momentum hari ini sangat tepat dan strategis sebagai wadah komunikasi, koordinasi, sekaligus kolaborasi untuk memajukan sektor peternakan, khususnya komoditas ayam petelur di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Kita ingin ke depan ada kemandirian telur ayam di Biak Numfor,” ujarnya.
Ia meminta asosiasi peternak yang telah terbentuk dapat menjadi wadah yang solid untuk mendorong kemajuan usaha bersama. Menurutnya, persaingan antarpelaku usaha seharusnya tidak dilakukan dengan cara saling menjatuhkan harga, tetapi melalui penguatan sinergi dan kerja sama.
“Sinergi yang kuat antara peternak, asosiasi, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk menjadikan Kabupaten Biak Numfor mandiri telur ayam,” tegasnya.
ia menilai sektor peternakan ayam petelur memiliki posisi strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Selain menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja, usaha peternakan juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.
“Sektor peternakan ayam petelur memiliki peran strategis di Biak Numfor. Ini tentu tidak hanya sebagai penggerak roda ekonomi daerah dan penyedia lapangan kerja, tetapi yang terpenting adalah sebagai pilar utama dalam pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan protein hewani,” katanya.
Menurutnya, ketersediaan telur lokal yang stabil dan berkualitas juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Biak Numfor.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para peternak lokal.
“Kita harus memastikan bahwa pasar domestik Biak Numfor dapat menyerap produksi telur lokal secara maksimal sebelum kita membuka ruang bagi pasokan dari luar daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Peternak Unggas Ayam Petelur Kabupaten Biak Numfor, Terry Sroyer, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui instansi teknis terkait yang selama ini memberikan pendampingan kepada para peternak.
Terry mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga menyampaikan sejumlah kebutuhan peternak kepada pemerintah daerah, termasuk harapan adanya dukungan berupa subsidi.
“Kami juga tadi meminta dukungan dari pemerintah daerah, dan disampaikan langsung ke Pak Bupati, kalau bisa ada dukungan sedikit subsidi. Semoga dapat terwujud dan Pak Bupati menyambut baik masukan kami ini. Kami menyampaikan apresiasi pula terhadap dukungan pemerintah daerah selama ini,” ujarnya. (un)















