Patrige Renwarin Juara Pistol Api di Kejuaraan Menembak Merah Putih Perbakin Kota Jayapura

Kapolda Papua Irjen Pol Patrige P Renwarin bersama Leary F Nussy bersiap dalam lomba menembak kategori pistol di Lapangan Perbakin Papua Jalan Baru Kotaraja, Abepura, Jumat, 29 Agustus 2026.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige Renwarin berhasil meraih juara pertama kategori pistol api pada Kejuaraan Menembak Merah Putih yang digelar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Jayapura.

Kejuaraan berlangsung di Lapangan Perbakin Papua, Jalan Baru Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (29/8/2026), dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Patrige Renwarin tampil sebagai juara setelah mengalahkan Leary F. Nussy pada babak final. Leary Nussy harus puas di posisi kedua, sedangkan posisi ketiga diraih Rendy F. Putra setelah mengalahkan Irfan Yudha.

Pertandingan kategori pistol api tersebut diikuti 135 peserta yang berasal dari unsur TNI-Polri, anggota Perbakin, serta masyarakat umum.

Ketua Perbakin Kota Jayapura, Yusuf Mangesu, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga menembak, khususnya kategori pistol api.

“Antusiasnya tinggi. Awalnya dari 25 peserta, kemudian menjadi seratus lebih yang mendaftar. Ini artinya antusias penembak pistol api sangat banyak di Kota Jayapura,” ujar Yusuf.

Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para penembak yang selama ini hanya berlatih tanpa memiliki kesempatan mengikuti pertandingan.

“Selama ini mereka berlatih saja, tapi tidak ada pertandingan. Makanya dari kota membuat event ini supaya apa yang mereka latih bisa ada nilainya di sini,” katanya.

Yusuf juga mengapresiasi penampilan Patrige Renwarin yang dinilainya sangat baik dalam pertandingan tersebut.

“Pak Kapolda tembaknya sangat bagus dan cepat. Pertandingannya juga sangat seru,” ujarnya.

Jadi Wadah Pembinaan Atlet

Yusuf menilai kejuaraan menembak seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan penyaluran hobi, tetapi juga dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan serta mencari bibit atlet menembak di Papua.

Menurutnya, keikutsertaan personel TNI-Polri dalam kejuaraan tersebut juga dapat membantu meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka dalam olahraga menembak.

“Ini umum, jadi TNI-Polri juga ada, dari Perbakin juga ada. Ini hobi dan juga sebagai penyemangat,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak penembak muda yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan berprestasi.

Yusuf optimistis Kota Jayapura dan Papua memiliki potensi melahirkan atlet-atlet menembak baru, baik untuk nomor tembak reaksi maupun tembak presisi.

“Ke depannya pasti banyak atlet kalau kita lihat dari Kota Jayapura dan Papua,” pungkasnya.(un)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *