Gebyar Kemerdekaan dan Maulid Nabi HKJSM Papua Teguhkan Persatuan dan Kebhinekaan

Wagub Papua Aryoko AF Rumaropen foto bersama Ketua DPP HKJSM di Tanah Papua, H Sarminanto, Ketua DPW HKJSM Papua, Dr Karsudi, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir Rustan Sarru, Forkompinda, Pimpinan Paguyuban Jawa Sunda Madura dalam Gebyar Kemerdekaan RI ke 81 di PTC Entrop, Kota Jayapura.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Kerukunan Jawa Sunda Madura (DPW HKJSM) Provinsi Papua menggelar acara akbar bertajuk “Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H” di PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (1/9/2026) malam.

Kegiatan yang diawali peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448H Hijriyah dan dilanjutkan Gebyar Kemerdekaan RI ke 81 ini, mengusung tema “Semangat Maulid Nabi dan HUT Kemerdekaan RI, Meneguhkan Persatuan, Merawat Kebhinekaan”.

Acara dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, unsur Forkopimda Provinsi Papua dan Kota Jayapura, Ketua Umum DPP HKJSM Dr. H. Sarminanto, tokoh adat Papua seperti Ondoafi dan Ondofolo, serta warga paguyuban lintas Nusantara.

Ketua DPP HKJSM di Tanah Papua H Sarminanto menyerahkan penghargaan kepada Wagub Papua Aryoko AF Rumaropen.

Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen hadir sekaligus membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Matius D. Fakhiri yang berhalangan hadir secara langsung. Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan salam hangat kepada seluruh keluarga besar HKJSM di Papua.

Wagub Aryoko mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna spiritual sekaligus nasionalisme karena mempertemukan dua momentum penting, yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, Maulid Nabi menjadi momentum untuk merefleksikan keteladanan akhlak Rasulullah SAW, sedangkan peringatan kemerdekaan menjadi pengingat atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Kemerdekaan tidak cukup hanya kita syukuri, tetapi harus kita isi dengan karya, pengabdian, pembangunan yang berkelanjutan, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Aryoko.

Ia menegaskan, keberagaman masyarakat di Papua yang terdiri atas berbagai suku, agama dan budaya bukan menjadi pemisah, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama.

“Papua merupakan rumah bersama bagi berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang. Karena itu, mari kita rawat kebhinekaan sebagai kekuatan yang memperkuat persaudaraan,” tegasnya.

Penampilan dance mengawali Gebyar Kemerdekaan RI ke 81 yang digelar HKJSM di PTC Entrop.

HKJSM Diminta Terus Beri Manfaat

Ketua Umum DPP HKJSM Dr. H. Sarminanto mengajak seluruh warga perantauan Jawa, Sunda dan Madura di Papua untuk terus menjaga nilai-nilai kemerdekaan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sarminanto juga mengapresiasi pemerintah daerah dan aparat keamanan yang dinilai terus menjaga situasi Papua tetap kondusif. Ia mendorong para pemimpin daerah untuk melanjutkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“HKJSM tidak harus hebat, tetapi wajib menjadi manfaat. HKJSM tidak harus sempurna, tetapi wajib menjadi berguna bagi kemaslahatan umat. Mari kita selalu menjaga tanah Papua agar tetap damai penuh kasih sayang,” katanya.

Wakil Wali Kota Jayapura Ir Rustan Saru bersama forkompinda menghadiri Gebyar Kemerdekaan RI ke 81 yang digelar HKJSM di PTC Entrop.

Warga HKJSM Tersebar di 8 Kabupaten dan 1 Kota

Sementara itu, Ketua DPW HKJSM Provinsi Papua sekaligus Ketua Panitia, Dr. Karsudi, mengatakan warga yang tergabung dalam HKJSM di Papua mencapai sekitar 20 persen dari total populasi penduduk.

Menurut Karsudi, komunitas tersebut tersebar di delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua. Mereka berasal dari enam provinsi serta sekitar 154 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Madura.

“Ini adalah populasi yang cukup besar dan telah berkontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Papua di berbagai sektor, baik pemerintahan, swasta, maupun sektor riil,” jelas Karsudi.

Karsudi juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Komunikasi Lintas Perhimpunan Nusantara yang telah merangkul berbagai paguyuban dari Aceh hingga Papua.
Ia menegaskan komitmen warga HKJSM untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat asli Papua serta pemerintah daerah demi kemajuan bersama.

Artis asal Banyuwangi,Wandra memeriahkan Gebyar Kemerdekaan RI yang digelar HKJSM di PTC Entrop.

Wandra Hiburan Warga Jawa, Sunda dan Madura

Gebyar Kemerdekaan dan Maulid Nabi tersebut semakin meriah dengan penampilan penyanyi asal Banyuwangi, Wandra, atau Ainur Rofiq Wandra Restusian.
Wandra membawakan sejumlah lagu hits yang menghibur warga Jawa, Sunda dan Madura yang hadir, di antaranya Kelangan, Salah Tompo, Ngobong Ati, Roso Welas dan Sun Gawe Mesem.

Selain menjadi ajang peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi serta memperkuat persatuan warga HKJSM yang berada di perantauan, khususnya di Provinsi Papua.

Acara Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yakni Cafe Tifa Paldam, PT Bir Ali Tour & Travel, Percetakan Indografika Entrop, CV Vica Sera dan CV Sumber Karya Abadi. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *