634 PPPK Formasi 2024 Kabupaten Biak Numfor Tandatangani Perjanjian Kerja, Bupati Minta Bekerja Penuh Tanggung Jawab

Penandatanganan perjanjian kerja PPPK Formasi 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Foto: Yuni Bontong.
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Sebanyak 634 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Biak Numfor Formasi Tahun 2024 menandatangani perjanjian kerja di Auditorium BKPSDM, Adibai, Distrik Biak Timur, Kamis (3/9/2026).

Penandatanganan perjanjian kerja tersebut menandai dimulainya tanggung jawab para PPPK sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mengatakan, para PPPK yang telah menandatangani perjanjian kerja kini menjadi bagian dari pemerintah daerah dan diharapkan dapat membantu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Sebagai Bupati Biak Numfor, saya menyebut rekan-rekan semua sebagai rekan kerja, karena nantinya akan membantu para pimpinan OPD maupun pejabat secara berjenjang dalam melaksanakan tugas pemerintahan di Kabupaten Biak Numfor,” kata Markus.

Menurutnya, penandatanganan perjanjian kerja merupakan jawaban atas proses panjang yang telah dilalui para PPPK sejak mengikuti seleksi Formasi Tahun 2024.

“Kami sangat memahami bahwa ini merupakan proses panjang yang diikuti oleh rekan-rekan semua. Sesungguhnya ini adalah hak untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, hak untuk mengabdi bagi bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk menjadi berkat bagi keluarga masing-masing,” ujarnya.

Bupati Markus Mansnembra menegaskan, proses seleksi PPPK dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tanpa adanya titipan maupun kepentingan tertentu.

“Kami pastikan selama proses ini tidak ada titipan-titipan. Karena itu, ketika bekerja, teman-teman harus bekerja dengan hati dan memahami apa yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh PPPK agar memahami hak dan kewajiban serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai wilayah kerja masing-masing.

“Teman-teman semua hari ini sudah menjadi bagian dari organisasi pemerintah. Karena itu, harus memahami kondisi daerah dan menjadi corong untuk menyampaikan sesuatu yang bersifat realita di lapangan, serta melayani masyarakat dengan hati,” katanya.

Bupati juga meminta seluruh pimpinan OPD memberikan perhatian kepada staf secara berjenjang serta melibatkan seluruh pegawai dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat dicapai hanya oleh pimpinan OPD, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh aparatur.

“Keberhasilan pemerintahan tidak mungkin dikerjakan oleh pimpinan OPD sendiri. Semua harus bekerja bersama dan saling mendukung,” pungkasnya.
(un)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *