BIAK, Papuaterkini.com – Sebanyak 147 siswa/i SMKS YPK 2 kembali dilepas untuk mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) atau magang ke sejumlah dunia usaha. Pelepasan itu dilakukan oleh Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy C.R Kapissa, di Halaman SMK YPK 2 Biak, Senin, 28 Juli 2025.
Kegiatan praktek lapangan ini akan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak pelepasan hingga 20 Desember 2025.
Mereka akan ditempatkan di sejumlah usaha perbengkelan dan Perusahaan lainnya, sesuai dengan kejuruan masing-masing siswa/i.
“Prakerin ini menjadi tahap penting dalam mempersiapkan para pelajar memasuki dunia kerja nyata, sekaligus memperkuat keterampilan dan kompetensi mereka di berbagai bidang keahlian masing-masing. Untuk itu, ikuti kegiatan Prakerin ini dengan baik hingga tuntas,” kata Wabup Biak Numfor Jimmy Kapissa.
Wabup Jimmy Kapissa menyampaikan rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada para guru, komite sekolah dan semua pihak terkait yang terus mendukung perkembangan SMK Industri dan Teknologi atau SMKS YPK 2 Biak selama ini.
”Saya disini datang untuk memberikan motovasi untuk siswa-siwi yang akan mejalani masa Prakerin. Mereka akan terjun langsung ke lapangan selama enam bulan, sehingga perlu dukungan, semangat dan dorongan dari kita semua,” ungkap Wabup Jimmy.
Dalam kesempatan ini, Wabup Jimmy Kapissa juga meninjauan kondisi ruang belajar dan fasilitas laboratorium yang di nilai sudah tidak layak untuk di gunakan dalam proses belajar mengajar.
”Saya berharap ini menjadi catatan penting. saya sangat menyayangkan Dinas Pendidikan dan juga PSW tidak hadir, ini menjadi bahan evaluasi, karena seharusnya ada perhatian terhadap kondisi gedung yang perlu di anggarkan, mengingat ini merupakan kebutuhan prinsip,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Biak Numfor menaruh perhatian besar terhadap dua aspek utama dalam pembangunan daerah yakni pendidikan dan kesehatan.
”Sarana pendidikan yang sudah kita tinjau tadi sebenarnya tidak membutuhkan angaran yang besar, jadi saya minta Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti, karena anak-anak ini harus belajar dalam ruang yang aman dan nyaman,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala sekolah SMKS YPK 2 Biak Soleman Salomo Sroyer, ST, MPd menambahkan bahwa pelepasan ini merupakan tahap penting dalam perjalanan siswa, setelah menempuh berbagai pembelajaran di sekolah, saatnya utuk ke dunia industri dan usaha.
”Prakaerin adalah kesempatan berharga bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan pengengalaman yang akan menjadi bekal di masa depan. Semoga dalam masa Prakerin dapat memberikan ilmu untuk dapat di gunakan nanti di saat masa kerja” imbuhnya.(un)














