JAYAPURA, Papuaterkini.com – Koalisi Papua Cerah pengusung pasangan calon Gubernur Papua nomor urut 2 Mathius D Fakhiri- Aryoko Rumaropen atau Mari-Yo mendesak Kapolda Papua untuk bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu proses pleno rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD) di seluruh wilayah Provinsi Papua.
Sekretaris Koalisi Papua Cerah Provinsi Papua, Apedius Mote, dalam rilis pers resminya, Jumat, 8 Agustus 2025, menegaskan bahwa setiap upaya menghambat jalannya pleno harus segera dihentikan dan pelakunya diamankan.
“Kami menerima laporan ada pihak yang sengaja diarahkan untuk mengganggu kelancaran pleno di tingkat distrik. Bahkan ada yang terindikasi dalam kondisi mabuk alkohol saat berada di lokasi,” ujarnya.
Menurut Apedius, aksi-aksi ini merupakan bagian dari upaya pihak yang kalah untuk mendelegitimasi hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025. Ia meminta Kapolres di setiap kabupaten/kota ikut mengamankan jalannya pleno agar bisa terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU.
“Proses demokrasi ini harus dijaga. Jangan biarkan ada provokasi atau tindakan yang mencederai hasil PSU,” pungkasnya. (bat)















