SARMI, Papuaterkini.com – Anggota DPR Papua, Tulus Sianipar, melaksanakan kegiatan reses Tahap I di Kampung Omte, Distrik Tor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua, selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Maret 2026.
Kegiatan reses ini menjadi bentuk komitmen dalam menyerap aspirasi masyarakat, termasuk di wilayah terpencil yang selama ini jarang tersentuh perhatian.
Kampung Omte merupakan salah satu dari sepuluh kampung di Distrik Tor Atas dengan jumlah sekitar 35 hingga 40 kepala keluarga. Akses menuju kampung ini tergolong sulit, di mana perjalanan harus ditempuh melalui jalur sungai dari muara Kali Tor selama kurang lebih 1,5 jam menggunakan speedboat bermesin 40 PK.

Meski memiliki keterbatasan akses, masyarakat Kampung Omte tetap menyimpan harapan besar terhadap pembangunan dan perhatian dari pemerintah.
Dalam setiap pertemuan dengan warga, Tulus Sianipar mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga peningkatan kesejahteraan.
“Kehadiran kami bukan hanya soal program, tetapi memastikan bahwa setiap suara masyarakat, sekecil apa pun, tetap didengar dan diperjuangkan,” ujar Tulus Sianipar yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Papua ini.

Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Menurutnya, pembangunan yang adil harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang besar kecilnya wilayah maupun jumlah penduduk.
“Kampung Omte mungkin kecil dan terpencil, tetapi mereka adalah bagian dari Papua yang juga berhak mendapatkan perhatian dan pembangunan yang merata,” tambahnya.

Kehadiran Anggota DPR Papua di tengah masyarakat, kata dia, diharapkan dapat memberikan semangat serta menjadi awal dari perubahan yang lebih baik ke depan.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan perjuangan di tingkat legislatif guna mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Papua, termasuk daerah terpencil seperti Kampung Omte.



















