Ketua DPR Papua Tinjau Stadion Lukas Enembe Pasca Kerusuhan

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST, MM, MH bersama Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y Betaubun dan anggota Komisi IV serta Pj Sekda Papua, Christian Sohilait meninjau Stadion Lukas Enembe pasca kerusuhan usai laga Persipura vs Adyaksa FC beberapa hari lalu.
banner 120x600

SENTANI, Papuaterkini.com – Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai meninjau langsung kondisi Stadion Lukas Enembe di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/5/2026), pascakerusuhan yang terjadi usai laga Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC beberapa hari lalu.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua Joni Y Betaubun, Wakil Ketua Komisi IV Norman Edward Banua, serta anggota Komisi IV lainnya yakni Yermias Yanggu Wouw, Wagus Hidayat, Alberth Meraudje, Franklin Wahae dan Yotam Bilasi. Turut hadir Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait.

Rombongan melihat langsung sejumlah fasilitas di dalam maupun luar stadion yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan. Selain bangunan, sejumlah kendaraan juga dilaporkan terbakar dan hilang.

Kepada wartawan, Ketua DPR Papuua Denny Bonai mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi aset milik Pemerintah Provinsi Papua tersebut sekaligus membahas langkah pemulihan.

“Stadion Lukas Enembe ini merupakan aset Pemprov Papua, sehingga kami mengecek semua bersama Pj Sekda dan dinas terkait. Kami sudah cek semua, puji Tuhan kondisi di dalam stadion kerusakan ringan saja, yang berat di luar termasuk kendaraan yang dibakar,” kata Denny Bonai.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data sementara terdapat 25 mobil terbakar, 20 sepeda motor terbakar, serta sekitar 90 kendaraan roda dua dilaporkan hilang saat kerusuhan berlangsung.

Denny Bonai juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua, aparat TNI-Polri, serta masyarakat yang ikut bergotong royong membersihkan stadion.

“Yang hadir hingga hari ini sudah mencapai 3.800 orang untuk membersihkan Stadion Lukas Enembe,” ujar Politisi Partai Golkar ini.

Ia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. DPR Papua, lanjutnya, siap mendukung penuh upaya pemulihan stadion dan penanganan dampak kerusuhan.

“Apa yang dibutuhkan, kami DPR Papua tentu akan mendukung Pemprov Papua. Termasuk membantu berkomunikasi dengan pihak terkait termasuk kerusakan kendaraan milik warga,” katanya.

Menurutnya, dinas teknis saat ini masih melakukan pendataan dan menghitung total kerusakan yang terjadi.

“Setelah itu kita bicarakan langkah-langkah selanjutnya dan segera melaksanakan untuk menghilangkan kesan kerusuhan di stadion itu, supaya bisa segera hilang,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan 34 orang pascakerusuhan dan menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

“Kemungkinan masih akan ada tersangka lainnya lagi,” ujar AKP Alamsyah Ali.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), total kerugian akibat kerusuhan telah dilaporkan kepada Gubernur Papua.

“Total keseluruhan kerugian di luar curanmor, ada 16 bangunan mengalami kerusakan, kendaraan roda empat 21 unit dan kendaraan roda dua 11 unit,” ungkapnya.
Dari jumlah tersebut, tujuh kendaraan roda empat merupakan kendaraan dinas Polri, satu unit kendaraan milik kejaksaan, serta dua kendaraan roda dua dinas Polri turut mengalami kerusakan.

Selain itu, terdapat 13 kendaraan roda empat dan tujuh kendaraan roda dua yang hingga kini belum diketahui pemiliknya.

Polres Jayapura juga membuka Posko Pengaduan bagi masyarakat yang kehilangan kendaraan pascakerusuhan di Stadion Lukas Enembe.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang kehilangan kendaraan bisa mengecek atau membuat laporan ke Polres, karena kami membuka Posko Pengaduan di Polres,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *