SERUI, Papuaterkini.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmennya mendorong pengembangan rumput laut di Kampung Sarawandori 1 dan 2, Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi masyarakat pesisir.
Saat mengunjungi kawasan budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori 1 dan 2, Rabu (20/5/2026), Gubernur Fakhiri mengatakan masyarakat Sarawandori telah lama menjadi petani rumput laut sehingga pemerintah tinggal memperkuat dukungan dari sisi produksi hingga pemasaran.
“Saya hari ini berada di Kampung Sarawandori 1 dan 2, tempat di mana rumput laut yang ada di Papua ini berkembang ke mana-mana. Saya tidak mengajarkan tentang bagaimana dengan rumput laut, karena masyarakat di sini rupanya memang merupakan petani rumput laut yang sudah cukup lama,” kata Fakhiri.
Ia menilai, pengembangan rumput laut tidak hanya berdampak bagi ekonomi rumah tangga, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Kami hadir sebagai pemerintah provinsi untuk menguatkan Kabupaten Yapen agar terus mengembangkan budidaya rumput laut yang nanti mempunyai nilai ekonomis, baik untuk rumah tangga maupun PAD daerah,” ujarnya.
Gubernur Fakhiri memastikan Pemerintah Provinsi Papua akan membantu membangun mata rantai distribusi dan pemasaran agar hasil panen masyarakat memiliki nilai jual lebih tinggi.
“Kami akan menyiapkan pasokannya dan mata rantainya supaya bisa membeli hasil masyarakat dan memproduksinya sehingga nilai jualnya lebih bagus,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga berencana membangun pabrik pengolahan rumput laut di wilayah tersebut guna meningkatkan kualitas produk turunan rumput laut dari Papua.
“Kami mau meningkatkan kualitas. Kami akan bangun pabrik juga di sini. Yang berpikir tentang itu adalah pemerintah, masyarakat silakan menanam,” katanya.
Ia juga menyebut kawasan Ambai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra budidaya berikutnya. Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan mendukung penyediaan bibit berkualitas dan mendorong keterlibatan UMKM serta TP PKK dalam pengembangan produk lokal berbahan rumput laut.
Ditambahkan, hasil rumput laut nantinya juga dapat mendukung program strategis nasional, termasuk penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di Papua.
Sementara itu, Petani Rumput Laut Sarawandori, Imelda Parangkea mengatakan hasil dari rumput laut sudah membawa anaknya sukses.
“Ini pekerjaan utama saya, terimakasih atas kunjungan gubernur yang datang melihat langsung rumput laut yang kami tanami,” imbuhnya. (bat)














