BIAK, Papuaterkini.com – Perwakilan Kedutaan Besar Jepang, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan UNICEF mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sehat Wijaya di Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Jumat (18/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Biak Numfor.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk mendorong penguatan peran SPPG dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, mengatakan keberadaan SPPG diharapkan tidak hanya memastikan tersedianya makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga membuka ruang keterlibatan masyarakat lokal dalam pelaksanaan program.
“Kami berharap dengan adanya MBG ini, tenaga kerja lokal dapat dilibatkan sebanyak mungkin, khususnya masyarakat asli Papua. Begitu juga bahan pangan, kita berharap dapat mengambil dari hasil produksi para petani dan masyarakat lokal,” ujar Zacharias.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam rantai penyediaan kebutuhan SPPG penting agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat yang lebih luas.
Para petani, peternak, nelayan, maupun pelaku usaha lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem penyediaan kebutuhan SPPG. Selain melihat potensi pemanfaatan produk lokal, kunjungan tersebut juga dilakukan untuk meninjau kesiapan operasional SPPG Sehat Wijaya.
Pj Sekda bersama para delegasi melihat langsung sejumlah aspek yang berkaitan dengan proses produksi dan distribusi makanan, mulai dari ketersediaan air, energi, peralatan, tenaga kerja, kualitas menu, keamanan pangan hingga pengelolaan limbah.
Zacharias menegaskan, seluruh aspek tersebut perlu dipastikan memenuhi prosedur dan standar yang berlaku karena makanan yang diproduksi akan dikonsumsi oleh anak-anak.
“Yang paling penting bagaimana mutu makanan yang akan dimakan oleh anak-anak kita betul-betul sudah sesuai dengan prosedur. Keamanan pangan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Pemerintah Jepang, JICA, UNICEF, serta kementerian/lembaga terkait terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Biak Numfor.
Saat ini terdapat sembilan SPPG yang berada di wilayah Distrik Biak Kota dan Distrik Samofa.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap keberadaan SPPG dapat berjalan optimal, tidak hanya dalam mendukung pemenuhan gizi anak, tetapi juga memberikan dampak terhadap pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Zacharias berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, Pemerintah Jepang, JICA, UNICEF, serta seluruh pihak terkait terus diperkuat untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Biak Numfor. (un)















