JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Provinsi Papua yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa (2/12/2025).
Upacara yang dipimpin Gubernur Papua Matius D. Fakhiri sebagai Inspektur Upacara dan Pj Sekda Papua L. Christian Sohilait sebagai Komandan Upacara ini diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai OPD di lingkungan Pemprov Papua.
2.201 ASN Diambil Sumpah, Satya Lencana Diserahkan
Dalam rangkaian upacara tersebut, Gubernur Fakhiri melakukan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil kepada 2.201 ASN, sebagai bagian dari penguatan birokrasi di Provinsi Papua.
Selain itu, Gubernur juga menyerahkan Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun, serta memberikan kenaikan pangkat pengabdian bagi ASN yang memasuki purna tugas.
Amanat Presiden: ASN Harus Adaptif, Profesional, dan Berintegritas
Dalam amanat Presiden RI Prabowo Subianto yang dibacakan Gubernur Fakhiri, disebutkan bahwa Korpri memiliki peran penting sebagai perekat dan pemersatu bangsa, yang dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik.
“Anggota Korpri dari Sabang sampai Merauke selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak pernah lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” demikian amanat Presiden.
Presiden menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut ASN bertransformasi, terutama dalam: Pola pikir dan pola kerja, Pemanfaatan teknologi digital, Peningkatan profesionalisme, Penguatan integritas dan disiplin, Kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana, Percepatan penanganan kemiskinan dan pelayanan publik.
Disebutkan pula bahwa ASN merupakan aktor utama penggerak birokrasi dalam mengimplementasikan APBN dan APBD secara efektif dan tepat sasaran.
Gubernur Fakhiri: ASN Harus Berlari dan Tinggal Landas Melayani Masyarakat
Usai upacara, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa ASN Papua harus menerjemahkan amanat Presiden dalam tugas sehari-hari.
“Sebagai Gubernur, saya berharap ASN di Provinsi Papua dapat melaksanakan tugas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana amanat Bapak Presiden,” kata Gubernur Fakhiri.
Ia menyebut usia ke-54 Korpri harus menjadi momentum peningkatan kualitas birokrasi.
“Belajar dari pengalaman kemarin, dengan ulang tahun ini kita harus bisa berlari dan tinggal landas untuk meningkatkan pelayanan serta akselerasi demi kepentingan masyarakat Papua,” ujarnya.
Sekda Sohilait: Tidak Boleh Ada ASN Papua Terlibat Korupsi dan Narkoba
Pj Sekda Papua L. Christian Sohilait mengingatkan seluruh ASN agar memegang teguh delapan amanat Presiden RI, terutama terkait: Gotong royong, Kedisiplinan, Penanganan bencana dan Tanggung jawab moral sebagai aparatur negara.
“Pesan itu untuk seluruh anggota Korpri Papua yang jumlahnya mencapai 8.000 orang,” ujarnya.
Ia mengakui masih ada kelemahan dalam kinerja ASN, namun semuanya bisa diperbaiki melalui komitmen dan kerja keras.
“Mimpi kita, tidak ada anggota Korpri Papua yang terlibat korupsi, tidak ada yang ditangkap karena narkoba, dan ketika terjadi bencana, anggota Korpri menjadi garda terdepan menolong masyarakat,” tegasnya. (bat)















