JAYAPURA, Papuaterkini.com – Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, secara resmi mengukuhkan Warsono sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, di Ballroom Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua, Jumat, 18 April 2026.
Pengukuhan ini menandai pergantian kepemimpinan dari Faturachman, yang kini bertugas di Departemen Regional Kantor Pusat Bank Indonesia setelah menjabat selama dua tahun, sejak Januari 2024 hingga Januari 2026.
Dalam sambutannya, Aida menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari transformasi kelembagaan Bank Indonesia menuju visi sebagai bank sentral digital terdepan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional, khususnya di tengah ketidakpastian global.
Ia menekankan pentingnya inovasi dalam mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Papua, termasuk melalui optimalisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, serta penguatan peran UMKM agar lebih produktif dan berdaya saing.
“Penguatan sinergi antara Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan di daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif KPwBI Papua dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, Bank Indonesia telah berperan penting dalam pengendalian inflasi serta mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran, termasuk melalui akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Ia juga menyoroti capaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua yang berhasil meraih predikat berkinerja terbaik di wilayah Nusamapua sebagai hasil dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia.
Pengukuhan Warsono diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi daerah. (bat)














