JAYAPURA, Papuaterkini.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura terus memperkuat transformasi layanan kesehatan sebagai rumah sakit rujukan utama di Tanah Papua melalui pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan fasilitas dan teknologi kesehatan yang terintegrasi.
Sebagai rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan RI, RSUP Jayapura memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Papua dan wilayah sekitarnya.
Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked.Trop., mengatakan transformasi layanan kesehatan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“RSUP Jayapura terus berupaya melakukan transformasi layanan kesehatan melalui penguatan layanan spesialistik, pengembangan SDM kesehatan, serta pemanfaatan teknologi dan fasilitas kesehatan yang modern agar masyarakat Papua memperoleh layanan kesehatan yang optimal,” ujar Petronella dalam kegiatan Media Gathering di RSUP Jayapura, Jumat (29/5/2026).
Saat ini, RSUP Jayapura terus mengembangkan layanan unggulan KJSU yang meliputi Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi, serta layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam penguatan layanan rujukan.
Selain itu, rumah sakit tersebut juga memperkuat layanan kesehatan mata dan penanganan penyakit infeksi seperti tuberkulosis (TB), HIV, dan malaria.
Pengembangan layanan tersebut didukung berbagai fasilitas kesehatan modern, mulai dari Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), ruang operasi, hingga fasilitas diagnostik dan terapi seperti CT Scan, MRI, mamografi, USG, laboratorium modern, dan catheterization laboratory (cathlab).
Untuk layanan rawat inap, RSUP Jayapura menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang dirancang maksimal empat tempat tidur dalam satu ruangan dengan jarak antar tempat tidur mencapai 1,5 meter. Fasilitas tersebut juga dilengkapi pendingin ruangan, kamar mandi dengan sistem keamanan pasien, serta panel bed yang terintegrasi dengan oksigen dan suction sentral guna mendukung kenyamanan dan keselamatan pasien.
Selain ruang KRIS, RSUP Jayapura juga menyediakan fasilitas rawat inap VIP, VVIP, hingga President Suite yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pasien dan keluarga. Saat ini, kapasitas tempat tidur yang tersedia mencapai 203 unit sesuai standar rumah sakit tipe B yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI.
Dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, RSUP Jayapura diperkuat tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung profesional dari berbagai bidang spesialisasi.
Tak hanya itu, RSUP Jayapura juga terus melakukan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan digitalisasi layanan guna meningkatkan efisiensi, kemudahan akses, serta kenyamanan pelayanan bagi pasien dan keluarga.
RSUP Jayapura juga memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Universitas Cenderawasih, institusi pendidikan, rumah sakit daerah, BPJS Kesehatan, perusahaan asuransi swasta, hingga mitra nasional dan internasional dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan dan hospital tourism di Papua.
Menurut Petronella, keterbukaan informasi publik dan edukasi kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu, komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif dengan media massa terus diperkuat.
“Media gathering menjadi ruang silaturahmi dan dialog strategis antara manajemen RSUP Jayapura dan insan media dalam memperkuat penyebarluasan informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat Papua,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan jelas terkait layanan kesehatan yang tersedia di RSUP Jayapura.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jelas terkait layanan kesehatan di RSUP Jayapura. Karena itu, komunikasi yang terbuka dengan media menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ke depan, RSUP Jayapura berharap kemitraan dengan media dapat terus diperkuat guna mendukung edukasi kesehatan masyarakat sekaligus memperluas penyebaran informasi positif mengenai perkembangan layanan kesehatan di Papua. (bat)














