BIAK NUMFOR, Papuaterkini.com – Anggota Komisi II DPR Papua, Johanes Markus Wakum, melakukan dialog dan peninjauan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tipe Hub di Kampung Mnuswor, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor, Senin (22/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengawal berbagai aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan sejak tahun 2025, khususnya terkait penguatan sektor perikanan, fasilitas nelayan tangkap, pembangunan jalan produksi, infrastruktur dasar kampung, serta peningkatan sarana pendukung ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam dialog bersama masyarakat dan pemerintah daerah, Johanes mengungkapkan bahwa pertemuan pertama dengan warga Kampung Mnuswor pada Juni 2025 menjadi awal dari perjuangan bersama untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan pesisir tersebut.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada tahap dialog, melainkan terus dikawal melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, serta berbagai pihak terkait agar dapat direalisasikan secara nyata.
“Puji Tuhan, hari ini kami kembali hadir di Kampung Mnuswor untuk melihat langsung perkembangan yang ada. Sejak Juni 2025 kami bersama masyarakat bergumul, mendengar keluhan, harapan, dan kebutuhan warga. Hari ini menjadi momen yang sangat mengharukan karena perlahan-lahan Tuhan menjawab doa dan perjuangan masyarakat melalui hadirnya Program Kampung Nelayan Merah Putih Tipe Hub di Kampung Mnuswor,” ujar Johanes.
Ia mengaku bersyukur melihat semangat masyarakat yang tetap konsisten memperjuangkan kemajuan kampungnya. Menurutnya, kehadiran program tersebut menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan keluarganya.
“Ada rasa haru dan bahagia yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata. Ketika kita melihat sebuah kampung yang selama ini berjuang mendapatkan perhatian pembangunan, kini mulai memperoleh harapan baru melalui program yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan keluarganya. Ini bukan keberhasilan satu orang, tetapi hasil kerja bersama masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh perempuan, dan seluruh pihak yang peduli terhadap masa depan Mnuswor,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintah, di antaranya tokoh perempuan, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kepala Distrik Biak Utara, Kepala Kampung Mnuswor, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor.
Usai dialog dan hearing, peserta kegiatan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan dan kawasan yang direncanakan menjadi pusat pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih Tipe Hub. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih memerlukan perhatian pemerintah.
Johanes menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program yang berpihak kepada masyarakat nelayan dan kampung-kampung pesisir di Papua.
“Perjuangan ini belum selesai. Kehadiran KNMP harus menjadi awal dari lahirnya kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Kita ingin nelayan tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga memperoleh nilai tambah melalui penguatan ekonomi biru, pengolahan hasil perikanan, serta peningkatan akses pasar,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra ini mengaku optimistis Kampung Mnuswor dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat di Kabupaten Biak Numfor apabila seluruh pihak terus menjaga sinergi dan komitmen bersama.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Mnuswor dan wilayah sekitarnya.
“Apa yang hari ini kita lihat adalah bukti bahwa doa, kerja keras, dan kebersamaan tidak pernah sia-sia. Ketika masyarakat bersatu dan pemerintah hadir, maka harapan dapat berubah menjadi kenyataan,” pungkasnya. (bat)














