Pasca Insiden MBG, Wagub Papua Dampingi Wamendagri dan BGN Lakukan Monitoring di Jayapura

Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen bersama Bupati Jayapura, Yunus Wonda mendampingi Wamendagri Riibka Haluk dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono meninjau pasien korban dugaan keracunan MBG di Depapre, Kabupaten Jyaapura.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M. dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas insiden yang menimpa sejumlah peserta Program MBG di Kabupaten Jayapura. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua turun langsung untuk memastikan penyelenggaraan program strategis nasional itu berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.

Kehadiran Wakil Gubernur Papua menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung langkah pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.

Pemerintah berharap hasil monitoring dan evaluasi ini menjadi dasar perbaikan pelaksanaan Program MBG sehingga kualitas layanan semakin baik dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Mayjen TNI Trenggono, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pelaksanaan Program MBG di daerah.

“Kami menyampaikan agar pemerintah daerah ikut bersama-sama memonitor pelaksanaan Program MBG ini dengan baik. Jika ada kekurangan, kita evaluasi. Kalau ada hal-hal yang belum sesuai SOP, silakan berikan masukan agar kita kawal bersama, baik pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, maupun tokoh agama. Dengan begitu, kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Menurut Trenggono, keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan serta memastikan setiap tahapan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar keamanan pangan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama diharapkan mampu memastikan Program MBG berjalan secara aman, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak di Papua. (bat)

J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *