JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kota Jayapura menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV Tahun 2026 di Hotel Jasmine, Kota Jayapura, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan organisasi warga Maluku di Tanah Papua.
Muscab IV IKEMAL Kota Jayapura dibuka langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, didampingi Ketua Umum IKEMAL di Tanah Papua, L Christian Sohilait, bersama para sesepuh dan tokoh IKEMAL.
Dalam sambutannya, Abisai Rollo mengapresiasi pelaksanaan Muscab IV IKEMAL Kota Jayapura dan berharap forum tersebut mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner serta program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Maluku di Kota Jayapura.
“Kami berharap Muscab ini akan melahirkan kepemimpinan baru yang visioner serta mampu mempererat persaudaraan warga Maluku di Kota Jayapura,” ujarnya.
Abisai menegaskan tema besar “Ale Rasa Beta Rasa” memiliki makna mendalam tentang nilai kekeluargaan, gotong royong, dan empati yang menjadi identitas masyarakat Maluku.
“‘Ale Rasa Beta Rasa’ bukan sekadar slogan, melainkan kristalisasi nilai luhur yang menjadi jati diri masyarakat Maluku,” katanya.
Menurutnya, subtema “Mempererat Persaudaraan dan Memperkuat Solidaritas” diharapkan mampu menjadikan IKEMAL sebagai organisasi yang maju, intelektual, dan bermartabat, baik dalam pembangunan sosial maupun ekonomi, tanpa meninggalkan adat dan budaya Maluku di tanah rantau.
Sebagai Wali Kota Jayapura, Abisai berharap Muscab IV IKEMAL menjadi momentum evaluasi program kerja sebelumnya sekaligus penyusunan program baru yang lebih adaptif dan bermanfaat bagi seluruh anggota IKEMAL di Kota Jayapura.
Ia juga menitipkan pesan kepada ketua IKEMAL yang nantinya terpilih agar terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan antarsuku di Kota Jayapura, menyusun program pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, serta menjadikan organisasi sebagai rumah bersama bagi seluruh warga Maluku tanpa membedakan latar belakang.
“Siapapun yang terpilih harus didukung bersama dalam kepemimpinannya. Ketua yang terpilih juga harus membangun hubungan yang baik dan tampil di depan ketika ada persoalan yang dialami warga Maluku,” katanya.
Abisai turut mengajak seluruh warga Maluku untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian Kota Jayapura maupun Papua demi masa depan generasi mendatang.
“Jaga kota ini dengan baik untuk anak cucu kita ke depan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKEMAL di Tanah Papua, L Christian Sohilait, menegaskan Muscab IV menjadi momentum penting bagi warga Maluku di Papua untuk memperkuat persatuan dan melakukan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Menurut Sohilait, organisasi harus berjalan sesuai aturan, termasuk dalam proses pergantian kepemimpinan ketika masa jabatan telah berakhir.
“Kalau masa jabatan selesai, maka harus dilakukan pergantian kepemimpinan secara tegas. Itu hal biasa dalam organisasi maupun pemerintahan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini IKEMAL merupakan salah satu organisasi masyarakat Maluku terbesar di Papua dengan anggota yang tersebar di berbagai daerah. Berdasarkan data yang dihimpun saat kegiatan di Timika, tercatat sekitar 600 ribu warga Maluku tergabung dalam 42 cabang di enam provinsi di Tanah Papua.
“IKEMAL ini organisasi besar. Yang bisa menjaga dan membesarkan organisasi ini adalah kita sendiri, melalui perkataan, tindakan, dan perilaku kita,” katanya.
Sohilait juga mengingatkan seluruh warga Maluku agar menghormati tempat tinggal dan para pemimpin, baik pemimpin organisasi, tokoh masyarakat, maupun pemerintah daerah di tanah rantau.
Ia menegaskan, setelah proses pemilihan ketua selesai, seluruh anggota harus bersatu mendukung pemimpin yang terpilih demi kemajuan organisasi.
“Terima kasih kepada Wali Kota Jayapura yang sudah membantu masyarakat Maluku. Karena itu masyarakat Maluku di Kota Jayapura juga harus berkontribusi bagi Pemerintah Kota Jayapura,” pungkasnya.
Pelaksana Tugas Ketua IKEMAL Cabang Kota Jayapura, Julian Siwabessy, mengatakan pelaksanaan Muscab IV merupakan hasil konsolidasi bersama pengurus organisasi, para ketua ikatan kampung, dan pemuda Maluku di Kota Jayapura.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan dan mendukung jalannya sidang organisasi, termasuk agenda pemilihan ketua baru IKEMAL Kota Jayapura.
“Kami berharap seluruh warga Maluku dapat bersatu, bergandengan tangan, dan bersama-sama menyukseskan Muscab IV ini demi IKEMAL yang lebih baik,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Muscab IV IKEMAL Kota Jayapura, Richard Nahumury, menjelaskan musyawarah cabang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat cabang yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.
“Muscab IV dilaksanakan sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, evaluasi program kerja sebelumnya, serta penyusunan program baru yang lebih adaptif dan bermanfaat bagi masyarakat Maluku di Kota Jayapura,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kota Jayapura. (bat)














