BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan permakanan gratis kepada 20 penerima manfaat yang terdiri atas lima lansia nonproduktif dan 15 balita dari keluarga kurang mampu di Distrik Samofa.
Program bantuan tersebut berlangsung selama empat minggu, mulai 8 Juni hingga 4 Juli 2026, dengan sasaran warga Kampung Sumberker yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pihak puskesmas setempat.
Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, SH., MM., mengatakan program penyediaan permakanan merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait pemenuhan gizi.
“Kegiatan penyediaan permakanan ini bukan sekadar program bantuan sosial biasa, melainkan wujud nyata kehadiran dan kepedulian negara, dalam hal ini pemerintah daerah, di tengah-tengah masyarakat,” kata Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Biak Numfor, Roberth Rumaropen, S.E., M.AP., saat pembukaan program di Balai Kampung Sumberker, Senin (8/6/2026).
Menurut Bupati, program tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi dasar para penerima manfaat sehingga kesehatan dan kualitas hidup mereka dapat terus terjaga.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan makanan yang didistribusikan memenuhi standar gizi, higienis, serta disalurkan tepat waktu kepada para penerima manfaat.
Selain itu, Kepala Distrik Samofa diminta melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Pastikan data penerima manfaat benar-benar by name by address agar bantuan ini tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu sesuai jumlah yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa bantuan permakanan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan permakanan ini adalah bentuk cinta kasih kami kepada Bapak dan Ibu sekalian. Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai bantuan, tetapi sebagai bentuk perhatian dan doa agar masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan umur panjang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra, S.Pd., MM., mengajak para orang tua untuk terus memperhatikan tumbuh kembang anak dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, khususnya posyandu.
Menurutnya, pemberian makanan tambahan selama empat minggu hanya akan memberikan hasil optimal apabila didukung dengan peran aktif keluarga dalam menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi anak.
“Anak-anak adalah masa depan Kabupaten Biak Numfor. Karena itu, orang tua harus terus memperhatikan kesehatan dan kebutuhan gizi mereka. Jangan lupa membawa anak ke posyandu setiap bulan untuk mendapatkan layanan kesehatan dan imunisasi yang menjadi hak mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Imelda juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program bantuan permakanan bagi masyarakat.
“Kepedulian dan kerja sama semua pihak merupakan langkah penting dalam mewujudkan masyarakat Biak Numfor yang lebih sehat dan sejahtera,” katanya.
Program bantuan permakanan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para lansia dan balita penerima manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.














