BIAK NUMFOR, Papuaterkini.com – Anggota Komisi II DPR Papua, Johanes Markus Wakum, menghadiri kegiatan dialog dan monitoring Panen Perdana Padi Gogo yang dilaksanakan Kelompok Tani Namsurem di Kampung Maniri, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah Pantai Utara (Pantura) Biak setelah melalui proses budidaya yang dimulai sejak Maret 2026 hingga akhirnya memasuki masa panen.
Johanes Markus Wakum menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para petani yang mampu membuktikan bahwa lahan pertanian di Papua memiliki potensi besar dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, setelah melalui proses panjang yang penuh kerja keras, akhirnya pada hari ini kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan Panen Perdana Padi Gogo Kelompok Tani Namsurem di Kampung Maniri,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, program budidaya padi gogo tersebut diawali dengan kegiatan pembibitan dan tanam perdana pada 27 Maret 2026. Sejak awal, dirinya terus melakukan pendampingan dan pengawalan agar program tersebut tidak berhenti pada seremoni penanaman semata, melainkan menghasilkan panen yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, selama kurang lebih tiga bulan para petani melakukan berbagai tahapan pemeliharaan tanaman, mulai dari penyiangan, pemupukan hingga pengendalian hama. Berkat kerja keras petani dan dukungan berbagai pihak, tanaman padi tumbuh dengan baik hingga siap dipanen.
Keberhasilan panen perdana tersebut semakin membanggakan karena masyarakat tidak hanya memanen padi, tetapi juga mampu mengelola proses pascapanen hingga penggilingan gabah menjadi beras siap konsumsi.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Kampung Maniri mampu mengelola seluruh rantai produksi, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, panen, pengeringan gabah hingga menghasilkan beras yang siap dikonsumsi,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Kepala Distrik Warsa, Kapolsek Warsa, Babinsa, serta anggota Kelompok Tani Namsurem.
Johanes memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Kelompok Tani Namsurem yang dinilai telah menunjukkan bahwa masyarakat Papua mampu menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomi dan mendukung ketahanan pangan.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Biak Numfor maupun Papua secara umum untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
“Keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti bahwa dengan kemauan, kerja sama dan pendampingan yang baik, masyarakat mampu menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berperan dalam mewujudkan kemandirian pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari pembibitan hingga menjadi beras, setiap bulir padi adalah hasil kerja keras, kebersamaan, dan harapan masyarakat menuju Papua yang mandiri pangan,” pungkasnya. (bat)














