Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun pada 2025, Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jajaran direksi PT Patra Logistik foto bersama disela-sela RUPS.
banner 120x600

JAKARTA, Papuaterkini.com – PT Patra Logistik mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025. Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di mana perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,25 triliun, meningkat 21,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain peningkatan pendapatan, perusahaan juga mencatat EBITDA sebesar Rp378 miliar, yang ditopang oleh efektivitas operasional, optimalisasi utilisasi armada, serta pengembangan layanan logistik energi di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PT Patra Logistik, Yock Yorlando, mengatakan perusahaan terus memperkuat pengelolaan armada dan sistem distribusi energi agar mampu memberikan layanan yang semakin cepat, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.

“Perusahaan terus meningkatkan pengelolaan armada, monitoring distribusi, dan efektivitas operasional agar proses pengiriman energi dapat berjalan lebih tepat waktu, aman, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Pengelolaan distribusi dan inventory menjadi fokus penting perusahaan seiring meningkatnya kebutuhan distribusi energi dan kompleksitas operasional di lapangan,” ujar Yock.

Saat ini, PT Patra Logistik mengelola lebih dari 4.000 unit armada operasional, termasuk armada mobil tangki yang mendukung distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta layanan logistik energi di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk menjaga keandalan layanan, perusahaan terus melakukan modernisasi armada, meningkatkan sistem pemantauan distribusi, serta mengoptimalkan utilisasi armada sehingga proses pengiriman energi dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Fleet Management Terintegrasi Nasional

Memasuki tahun 2026, Patra Logistik akan mengembangkan sistem Fleet Management yang didukung Road Traffic Control (RTC) terintegrasi secara nasional.

Sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan pemantauan pergerakan armada, pengendalian distribusi, serta pengelolaan inventori secara real-time, sehingga operasional perusahaan menjadi lebih terukur dan responsif.

Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, mengatakan perusahaan juga terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam mendukung operasional yang andal.

“Perusahaan terus meningkatkan implementasi tata kelola perusahaan melalui pengembangan monitoring operasional, pengelolaan armada yang lebih terintegrasi, serta penyempurnaan proses bisnis guna mendukung kualitas layanan distribusi energi,” katanya.

Ke depan, Patra Logistik berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sistem operasional, dan mengembangkan kapabilitas logistik energi guna mendukung distribusi energi nasional yang lebih efektif, efisien, serta mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *