Kapolda Cup 2026 Resmi Ditutup, Yahukimo dan Kota Jayapura Keluar Sebagai Juara, Lahir Bibit Atlet Voli Papua

Wakapolres, Kompol Jubelina Wally, SH.,saat menyerahkan juara dalam lomba Voli Kapolda Cup 2026, di GOR Petrus Kafiar, Kabupaten Biak Numfor, Rabu (21/07/2026).
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Kejuaraan Voli Indoor dan Voli Pasir Kapolda Cup 2026 resmi ditutup di GOR Petrus Kafiar, Kabupaten Biak Numfor, Rabu (22/7/2026). Penutupan dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin diwakili Wakapolres Biak Numfor, Kompol Jubelina Wally, S.H.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung sukses dan menjadi ajang lahirnya bibit-bibit atlet voli muda Papua.

Sebanyak 178 atlet dari berbagai daerah di Tanah Papua ambil bagian dalam kompetisi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Papua.

Pada kategori voli indoor, tim Kabupaten Yahukimo dari Provinsi Papua Pegunungan berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Kabupaten Merauke dari Provinsi Papua Selatan, sedangkan tuan rumah Kabupaten Biak Numfor menempati peringkat ketiga. Juara harapan pertama diraih kontingen Provinsi Papua Tengah.

Sementara itu, pada nomor voli pasir, Kota Jayapura berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati Kabupaten Merauke, sedangkan peringkat ketiga menjadi milik Kabupaten Sarmi.

Dalam sambutan tertulis Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., yang dibacakan Wakapolres Biak Numfor, disampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Kapolda Cup 2026.

Kapolda menegaskan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.

“Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan daerah. Melalui olahraga, kita belajar menghormati perbedaan, menjunjung tinggi kejujuran, bekerja sama dalam tim, serta membangun semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” demikian pesan Kapolda.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga secara berkelanjutan karena generasi muda Papua merupakan calon pemimpin masa depan yang harus memiliki fisik yang sehat, mental yang kuat, prestasi yang unggul, serta integritas dan nasionalisme yang tinggi.

Kepada para juara, Kapolda berpesan agar kemenangan yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.

“Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kerendahan hati, dan mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.

Sementara bagi atlet yang belum berhasil meraih juara, Kapolda mengingatkan agar tidak berkecil hati karena kekalahan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan.

“Teruslah berlatih, evaluasi setiap kekurangan, dan yakinlah bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kapolda berharap Kapolda Cup tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat sistem pembinaan bola voli di Papua secara terukur, berjenjang, dan berkesinambungan sehingga lahir atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Bibit-bibit atlet yang lahir dari kompetisi ini harus terus mendapatkan pembinaan yang terukur, berjenjang, dan berkesinambungan. Mari jadikan semangat sportivitas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari, bertanding dengan penuh semangat, menang tanpa kesombongan, dan kalah tanpa kehilangan kehormatan,”imbuhnya. (un)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *