Wagub Papua Buka Pelatihan PBJ Level 1, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Aparatur

Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng, foto bersama usai membuka Pelatihan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Level 1 bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua di Aula BPSDM Provinsi Papua, Senin (27/7/2026).
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng, secara resmi membuka Pelatihan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Level 1 bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Senin (27/7/2026).

Dalam sambutannya, Wagub Aryoko menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, setiap anggaran yang dikelola melalui proses pengadaan harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Oleh karena itu, aparatur yang terlibat dalam pengadaan dituntut memiliki kompetensi, integritas, profesionalisme, serta mampu mengikuti perkembangan regulasi dan teknologi yang terus berkembang.

“Setiap rupiah yang dikelola melalui pengadaan barang dan jasa harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu, aparatur yang terlibat dalam proses pengadaan dituntut memiliki kompetensi, integritas, profesionalisme, serta kemampuan mengikuti perkembangan regulasi dan teknologi yang terus berkembang,” ujar Aryoko.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam memahami regulasi dan kebijakan pengadaan barang dan jasa, meningkatkan kemampuan perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian proses pengadaan secara efektif dan efisien.

Selain itu, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan aset pemerintah secara tertib dan akuntabel, meningkatkan kompetensi pengelolaan kontrak dengan penyedia barang dan jasa, serta memperkuat mitigasi risiko, pengawasan, dan pengendalian agar seluruh proses pengadaan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Wagub Aryoko menambahkan, penyelenggaraan pelatihan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni (Papua CERAH).” Peningkatan kompetensi aparatur menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif, profesional, dan berintegritas.

Ia mengakui sektor pengadaan barang dan jasa masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari praktik korupsi, kolusi, konflik kepentingan, kompleksitas birokrasi, keterbatasan sumber daya manusia, hingga perubahan regulasi yang terus berkembang.
Karena itu, Aryoko mengingatkan para peserta agar tidak hanya menjadikan pelatihan sebagai sarana memperoleh sertifikat kompetensi, tetapi juga sebagai momentum membangun karakter aparatur yang jujur, profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, memperkaya wawasan, serta memanfaatkan pengalaman para narasumber dan fasilitator sebagai bekal dalam menjalankan tugas di perangkat daerah masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber, fasilitator, dan tim penguji dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur Pemerintah Provinsi Papua.

Apresiasi serupa disampaikan kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian pelatihan hingga dapat terlaksana dengan baik.

Mengakhiri sambutannya, Aryoko secara resmi membuka Pelatihan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Level 1 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *