Jayapura, papuaterkini.com– Menjelang berakhirnya masa khidmah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua, dinamika organisasi semakin menghangat seiring persiapan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke VII yang akan menentukan arah kepemimpinan NU di Papua ke depan.
Berdasarkan rapat gabungan PWNU Papua, H. Kumar SH, MH dipercaya sebagai ketua pelaksana Konferwil ke VII PWNU Papua. Sedianya akan di laksanakan pada 5 Agustus 2026, namun tanggal ini bisa saja mundur menyangkut soal kepesertaan konferwil bagi Pengurus Cabang NU (PCNU) di 9 kabupaten dan kota di Papua.

Ketua PWNU Papua, KH. Saiful Islam Al Payage dalam wawancara menyampaikan bahwa NU sebagai organisasi keumatan bukan politik yang didalamnya ada makna Hubbul Din/diyanah atau (hifzhu ad-din) menjaga agama sebagai bagian dari karakteristik manusia Indonesia dan hubbul wathoniyah menjaga kebangsaan sebagai bentuk merawat tanah air.
“NU harus bisa memberikan pelayanan keumatan dan menjadi wadah yang nyaman bagi setiap orang. Maka membesarkan NU adalah bagian dari Islam yang rahmatan Lil alamin” kata Kyai Payage.
Kyai Payage menambahkan bahwa dirinya ini sebagai Pelaksana Tugas untuk menahkodai PWNU Papua, dan diberikan amanah untuk konsolidasi organisasi dan melaksanakan Konferwil.
“Konferwil ini sebagai ajang silaturrahmi sesama warga Nahdliyin di tanah Papua, yang pelaksanaannya dilakukan dengan penuh suka cita dan riang gembira” urainya.

Ketua Panitia, H. Kumar SH, MH menyampaikan Konferwil PWNU adalah forum musyawarah tertinggi tingkat provinsi bagi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama untuk memilih pengurus baru melalui hak suara yang dimiliki oleh pengurus cabangnya yang ber-SK.
“Papua ini memliki 7 (PC) pengurus cabang yang sudah melakukan konfercab, dari jumlah itu baru ada 3 PC yang sudah memiliki SK, 4 cabang dalam proses melengkapi berkas dan dokumen untuk diterbitkan SK” ujar Kumar.
Untuk itulah, kata Kumar kenapa hal ini bisa mundur karena konferwil harus dihadiri oleh cabang yang sah.
“Syarat terlaksananya konferwil harus terpenuhi 2/3 jumlah cabang yang ada. Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga NU pasal 78, ayat 6 ” konferensi wilayah sah apabila di hadiri oleh sekurang-kurangnya, 2/3 (dua pertiga) dari jumlah cabang di daerahnya” imbuh Kumar.
Berdasarkan rumor yang berkembang kandidat yang akan maju jadi calon ketua PWNU Papua diantaranya:
1. KH Syaiful Islam Al Payage
2. Muhammad Rifai Darus
3. Toni M. Wanggai
4. Amir M. Madubun
(*)














