Pengurus Baru PSMTI Biak Numfor Dilantik, Fokus Data Anggota dan Kegiatan Sosial

Pelantikan Pengurus PSMTI Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030 di Swiss-Belhotel Biak, Senin (11/8/2026). (Foto: Yuni Bontong)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030 resmi dilantik oleh Ketua PSMTI Provinsi Papua, Isak Montolalu, di Swiss-Belhotel Biak, Senin (11/8/2026).

Kepengurusan baru yang dipimpin Daniel Tanuria tersebut diharapkan mampu membawa semangat regenerasi, memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PSMTI Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk memajukan organisasi sekaligus melayani masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PSMTI Kabupaten Biak Numfor yang baru saja dilantik. Semoga amanah yang dipercayakan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta komitmen tinggi untuk memajukan organisasi dan melayani masyarakat,” ujarnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten II Setda Kabupaten Biak Numfor, Adam Umar.

Mansnembra juga mengajak PSMTI untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi di tengah keberagaman, serta menyukseskan berbagai program pembangunan di Kabupaten Biak Numfor demi kesejahteraan masyarakat.

Ketua PSMTI Provinsi Papua, Isak Montolalu, mengatakan regenerasi merupakan langkah penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi.

Menurutnya, para pendiri PSMTI di Papua kini telah memasuki usia lanjut sehingga estafet kepemimpinan perlu diteruskan kepada generasi muda.

“Regenerasi harus terjadi. Kader-kader muda harus berani mengambil alih tongkat estafet dari para senior. Saya bersyukur di Papua proses itu berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan PSMTI akan terus menjunjung tinggi budaya Papua dan menjadi mitra strategis pemerintah. Kolaborasi antara para pengusaha yang tergabung dalam PSMTI dengan pemerintah, kata Isak, memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua PSMTI Biak Numfor periode 2026–2030, Daniel Tanuria, mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan pendataan anggota agar organisasi memiliki basis data yang akurat.

Menurut Daniel, data anggota tersebut penting untuk memudahkan organisasi dalam memberikan respons ketika terjadi musibah maupun dalam melaksanakan berbagai program sosial.

Selain pendataan, PSMTI Biak Numfor akan melanjutkan sejumlah program rutin seperti bakti sosial, perayaan Imlek, Natal, halal bihalal, serta memperluas kerja sama dengan berbagai paguyuban dan organisasi kemasyarakatan.

“Kami ingin PSMTI terbuka, tidak eksklusif, serta menjadi mitra aktif pemerintah dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Harapannya, keberadaan PSMTI dapat memberi manfaat bukan hanya bagi warga Tionghoa, tetapi juga masyarakat Biak secara umum,” kata Daniel.

Pembina PSMTI, Susanto Pirono, menilai kepengurusan baru yang didominasi generasi muda merupakan langkah tepat untuk membawa organisasi semakin berkembang tanpa meninggalkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Anak muda yang dipilih sebagai pemimpin dan pengurus sangat tepat. Mereka lebih kreatif, lebih bersemangat, dan bisa menghadirkan lebih banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Susanto mengatakan PSMTI selama ini aktif menjalankan berbagai program sosial melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar manfaat program sosial PSMTI dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat. Harapan kami, kepengurusan baru bisa lebih kreatif dan lebih banyak melakukan kegiatan sosial, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran PSMTI,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan PSMTI dalam menjalankan berbagai program sosial, kesehatan, dan kemanusiaan bagi masyarakat. (un)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *