JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan Korwil Papua bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yapis Papua (UNIYAP) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada korban kebakaran di Dok 5 Bawah, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa terhadap ratusan warga yang terdampak kebakaran dan masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar.
Ketua IKAMI Sulsel Korwil Papua, Adnan Eka Putra, mengatakan aksi tersebut dilandasi rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Atas dasar kemanusiaan dan solidaritas, kami IKAMI Sulsel Korwil Papua bersama BEM Ekonomi UNIYAP telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan para korban kebakaran,” kata Adnan.
Bantuan yang disalurkan antara lain pakaian baru untuk bayi, pakaian dalam baru untuk perempuan dan laki-laki, 25 paket perlengkapan mandi, popok bayi, susu untuk ibu hamil, serta pakaian dewasa layak pakai.
Menurut Adnan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana dari mahasiswa untuk membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
“Ini adalah bentuk kepedulian kecil kami untuk saudara-saudara yang sedang diuji. Semoga bantuan ini bermanfaat dan semoga Allah SWT mengganti dengan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan membantu warga yang terdampak musibah.
“Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain,” katanya.

Galang Dana di Lampu Merah Dok 2
Sementara itu, Koordinator Lapangan Penggalangan Dana, Muhammad Fikri Awal, menjelaskan bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan bersama BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIYAP.
Penggalangan dana dilakukan pada 4 September 2026 sekitar pukul 13.00 WIT di kawasan lampu merah Dok 2, Kota Jayapura.
Setelah dana terkumpul, mahasiswa kemudian membeli sejumlah kebutuhan yang dinilai paling diperlukan oleh korban kebakaran, seperti popok bayi, perlengkapan mandi, susu untuk ibu hamil, dan sabun cuci pakaian.
“Kami dari IKAMI Sulsel berkolaborasi dengan BEM FEB Universitas Yapis Papua melakukan penggalangan dana tanggal 4 September. Setelah melakukan penggalangan, kami belanja sesuai yang dibutuhkan korban kebakaran seperti pampers, alat mandi, susu ibu hamil dan sabun cuci pakaian,” jelas Fikri.
Bantuan hasil penggalangan dana tersebut kemudian disalurkan kepada korban kebakaran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIT.
Fikri mengatakan, warga setempat menyambut baik bantuan yang diberikan. Para penerima bantuan juga menyampaikan terima kasih karena bantuan tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan mereka selama berada di lokasi pengungsian.
Aksi sosial tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas mahasiswa dan masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan warga korban kebakaran Dok 5 Bawah.
IKAMI Sulsel Korwil Papua dan BEM FEB UNIYAP juga mengajak masyarakat serta berbagai elemen lainnya untuk terus memberikan dukungan kepada para korban, terutama selama proses pemulihan pascakebakaran. (bat)















