BIAK, Papuaterkini.com – Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, melantik jajaran pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Biak Numfor masa bhakti 2025–2030 di Gedung Negara Biak 1, kemarin.
Pelantikan tersebut dilaksanakan menjelang agenda besar Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi Papua yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026, dengan Kabupaten Biak Numfor sebagai tuan rumah.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan agar pengurus yang baru dilantik segera melakukan koordinasi dan konsolidasi guna memastikan kesiapan pelaksanaan Pesparani berjalan sukses.
“Pengurus yang baru dilantik harus segera mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyukseskan Pesparani tingkat Provinsi Papua. Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini, sehingga persiapan harus dimulai dari sekarang,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya,
LP3KD memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan seni suara gerejani, tetapi juga dalam pembinaan iman, karakter, serta mempererat persaudaraan umat Katolik di daerah.
Bupati juga meminta pengurus segera menyusun program kerja, melakukan pemetaan potensi peserta paduan suara, serta membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, panitia Pesparani, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Bangun koordinasi yang baik dengan semua pihak agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar LP3KD menjadi wadah yang inklusif dalam membina bakat dan turut menjaga kerukunan antarumat beragama, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua LP3KD Biak Numfor, Gunadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab moral dan spiritual yang akan dijalankan secara profesional dan penuh komitmen.
“Kami menyadari tugas ini membutuhkan kerja sama yang solid. Kami akan menjalankan fungsi lembaga ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Gunadi juga berharap adanya dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah, para pastor pembina, serta seluruh stakeholder agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan demi keberhasilan program dan kegiatan ke depan,” pungkasnya. (un)














