YAHUKIMO, Papuaterkini.com – Direktur Jenderal Tata Kelola Pengendalian Risiko (TKPR) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah, memberikan apresiasi terhadap pembangunan infrastruktur dan penataan kota di Kabupaten Yahukimo saat melakukan kunjungan kerja, Rabu (4/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Azis Andriansyah didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Yahukimo meninjau beberapa lokasi strategis, di antaranya kawasan depan Kantor Dinas Perumahan, area sekitar Pelabuhan Lokbon, serta perumahan di Kampung Muara. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan perumahan bagi masyarakat.
Kunjungan ini juga bertujuan memastikan kesiapan lahan serta dukungan pemerintah daerah dalam program penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat di Yahukimo.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peninjauan lapangan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merealisasikan program pembangunan perumahan yang terencana sehingga masyarakat dapat memperoleh hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan.
Azis mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya menginjakkan kaki di Kabupaten Yahukimo. Ia mengaku terkesan dengan kondisi infrastruktur yang dilihatnya sejak perjalanan udara menuju Dekai.
“Saat naik pesawat menuju Yahukimo, dari atas kami melihat hutan yang rapi dan jalan yang lurus panjang. Awalnya saya pikir itu batas kabupaten, tetapi ketika semakin dekat ternyata itu jalan aspal,” ujarnya saat pertemuan bersama Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, dan jajaran pemerintah daerah.
Menurut Azis, selama satu minggu berkeliling di sejumlah kabupaten di Papua, kondisi jalan di Yahukimo termasuk yang paling baik.
“Mohon maaf, bukan merendahkan daerah lain, tetapi jalan di sini terlihat lebih baik,” katanya.
Ia bahkan menceritakan pengalamannya saat melakukan perjalanan darat di beberapa wilayah Papua, di mana kondisi jalan yang kurang baik membuat perjalanan terasa berat.
“Kami maklumi kondisi itu. Artinya Papua memang masih membutuhkan perhatian besar dalam pembangunan,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Azis juga mengaku terharu dengan sambutan hangat dari Bupati Didimus Yahuli beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah saat tiba di Bandara Nop Goliat, Dekai.
“Ini membawa kesan tersendiri bagi kami. Kami merasa terhormat dengan sambutan tersebut saat pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Yahukimo,” katanya.
Dalam perjalanan di dalam kota, Azis juga mengapresiasi penataan taman kota serta keberadaan trotoar pejalan kaki yang dinilai menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap tata kota.
“Ini menunjukkan tata kota sudah dipikirkan dengan baik, ada pemeliharaan taman dan trotoar untuk pejalan kaki. Artinya pembangunan dilakukan dengan kecermatan,” ujarnya.
Ia juga menilai pembangunan perumahan khusus yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kearifan lokal.
Menurut Azis, rumah tipe standar seperti tipe 27 tidak sepenuhnya sesuai dengan budaya masyarakat setempat, sehingga pembangunan rumah khusus yang menyesuaikan karakter dan kebutuhan warga menjadi langkah tepat.
“Ini menunjukkan pemikiran visioner dari bupati yang memikirkan masa depan masyarakatnya,” katanya.
Ia menambahkan, konsep pembangunan yang dilakukan dalam satu kawasan juga memudahkan pemerintah pusat dalam memberikan dukungan program dari berbagai kementerian.
“Jika penataannya dalam satu hamparan, maka akan lebih mudah ditata dan bisa diintervensi program lain seperti penyediaan air bersih oleh Cipta Karya atau kementerian lain,” jelasnya.
Azis pun menilai kekompakan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Yahukimo.
“Dari yang kami lihat, pemerintahan di Yahukimo sangat solid dalam bekerja bersama membangun daerah dan masyarakat,” pungkasnya. (bat)



















