JAKARTA, Papuaterkini.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat mengenai sasaran Program Beasiswa Pace (Pelajar Cerdas).
Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak diperuntukkan bagi seluruh siswa SMA di Papua, melainkan hanya bagi peserta didik di sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua.
Marthen menjelaskan, penerima Beasiswa Pace meliputi lima Sekolah Negeri Khusus (SNK) yang dikelola Pemerintah Provinsi Papua serta seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB). Kebijakan tersebut diambil agar alokasi anggaran pendidikan dapat difokuskan pada satuan pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
Menurutnya, pemerintah juga ingin memastikan peserta didik berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas.
“Anak-anak di SLB juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Karena itu mereka menjadi bagian dari program ini,” ujar Marthen Medlama di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Selain menyasar siswa di sekolah khusus, Beasiswa Pace juga diberikan kepada pelajar berprestasi di bidang olahraga yang tetap mampu mempertahankan prestasi akademik. Pemerintah berharap bantuan biaya pendidikan dan uang saku dapat mendukung mereka mengembangkan potensi sebagai atlet profesional tanpa mengabaikan pendidikan formal.
“Pemerintah ingin memastikan para atlet muda Papua dapat fokus belajar sekaligus berlatih tanpa terbebani biaya pendidikan,” katanya.
Marthen menambahkan, Program Pace merupakan salah satu kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Papua dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memahami sasaran program sesuai kewenangan pemerintah daerah agar tidak muncul anggapan bahwa seluruh siswa SMA secara otomatis menjadi penerima beasiswa.
“Seluruh pelaksanaan program dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh kelompok sasaran,” imbuhnya. (bat)














