Khotib H. Abd. Musawwir Shabry M.Pd
Jayapura, PapuaTerkini.com–Pelaksanaan shalat idul adha yang dilaksanakan oleh BKMM (Badan Koordinasi Masjid dan Musholla) Distrik Heram yang merupakan kumpulan masjid terbesar di Kota Jayapura digelar di Lapangan Denzipur 10 Waena berlangsung khidmat pada Rabu 27 Mei 2026 atau 1448H.
Cuaca terlihat begitu cerah jamaah berbondong-bondong memenuhi tempat sholat di lapangan bahkan meluber hingga di jalanan milik TNI AD tersebut yang berada di atas samping tribun.

Pada pelaksanaan sholat idul Adha kali ini, Khotib oleh H. Abd. Musawwir Shabry M.Pd dan imam Serka Yanun H. Ahmad.
BKMM Distrik Heram adalah perkumpulan 18 Masjid dan 4 Mushola yang berada di wilayah tersebut.
Total perolehan hewan qurban sebanyak 264 ekor yang terdiri dari hewan sapi 221 ekor dan kambing 43 ekor.
Khotib oleh H. Abd. Musawwir Shabry M.Pd isi khutbahnya menyampaikan pengertian korban bukan sekadar menyembelih binatang korban dan dagingnya kemudian disedekahkan kepada fakir miskin. Akan tetapi secara filosofis makna korban meliputi aspek yang lebih luas.

Dikatakannya, dalam konteks sejarah, dimana umat Islam menghadapi berbagai cobaan. Sejarah Nabi Muhammad dan para sahabat yang berjuang menegakkan Islam di muka bumi ini memerlukan pengorbanan. Sikap Nabi dan para sahabat itu ternyata harus dibayar dengan pengorbanan yang teramat berat yang diderita oleh Umat Islam di Mekkah akibat tindakan keji dari kaum kafir Quraisy.
“Rasulullah pernah ditimpuki dengan batu oleh penduduk Thaif, dianiaya oleh ibnu Muith, ketika leher beliau dicekik dengan usus onta, Abu Lahab dan Abu Jahal memperlakukan beliau dengan kasar dan kejam” kata Musawwir.
Musawwir berpesan, seorang pemimpin yang adil terhadap rakyatnya dan berusaha memberikan kontribusinya bagi negaranya adalah wujud pengorbanan. Seorang suami sebagai kepala rumah tangga berjuang membanting tulang demi menafkahi dan membahagiakan keluarganya begitu juga seorang istri mengabdi setia kepada suaminya serta sebaliknya, anak terhadap kedua orang tuanya.
Ketua BKMM Heram, H. Abd. Musawwir Shabry M.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan sholat idul adha dengan cuaca yang sangat cerah tidak terlalu panas dan sejuk ini merupakan bentuk rahmat yang Allah diturunkan kepada kita umatnya.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada komandan Den Zipur 10 Waena, atas kerjasama yang baik dan sejumlah personelnya sehingga kegiatan pelaksanaan sholat bersama di lapangan ini berjalan lancar. Semoga Tuhan membalas kebaikan dengan keberkahan dan kesehatan yang paripurna” ujarnya.(Ab)














